Latest blog posts

Beri Kami Setetes Air (Sajak)

tuhan!

beri kami setetes air

dahaga yang tak kunjung hilang, membuat kami buta

lama kami terkungkung di tepi fajar ini menunggu surutnya hari

berlapis keringat dan kotoran bertumpuk di badan

kami tak sabar lagi menunggu ….

tuhan berikan kami setetes air saja

berapa tubuh tergeletak di setiap fajar, menunggu pagi di kamar kecil ini

berapa mayat terangkut di setiap penghujung pagi

berapa lagi yang akan kau ambil tuhan?

hanya setetes saja

setetes air yang bergelantungan bebas terguyur

kapan lagi dogma-dogma kesejukan menghiasi bumiku yang kering ini

saat pendeta-pendeta itu bergelayut di atas atap rongsokan tiap senja

sedang yang lain merengek minta kejatuhan sebutir keringat saja dari mereka

kami tak butuh keringat itu

kami lebih mendambakan setitik air saja…

berapa kali..

kuperingatkan agar tak berduyun-duyun datang ke tempat menjijikkan itu

berapa kali kuangkatkan tangan ini ke dagu-dagu mereka

ah,

kemilau sesaat memang menggiurkan

walau harus terkorbankan hanya dengan sebutir keringat yang kian lama kian melepah

dan kini mereka satu persatu meninggalkan sudut kota

dan pencarian pun terus berlanjut demi setitik keringat itu

tuhan

kapan kau turunkan setetes air?

setetes air saja

air kebebasan!!

29-06-2008



Maud Khan

0 Comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Trending now

Popular Posts